Menu

Mode Gelap

Ekonomi & Bisnis · 29 Apr 2026 03:08 WITA

Bahlil Lahadalia Kaji CNG Jadi Pengganti LPG Guna Tekan Impor


 Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat memberikan keterangan terkait rencana transisi energi dari LPG ke CNG untuk menekan angka impor gas nasional. (Foto: RSS) Perbesar

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat memberikan keterangan terkait rencana transisi energi dari LPG ke CNG untuk menekan angka impor gas nasional. (Foto: RSS)

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Jakarta mulai mengkaji secara mendalam penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG) demi memangkas ketergantungan impor energi nasional yang kian membebani anggaran negara.

Langkah ini mensinyalir adanya pergeseran prioritas pemerintah setelah proyek hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) menghadapi berbagai kendala investasi dan operasional di lapangan.

Bahlil kini menginstruksikan tim internalnya untuk memetakan potensi sumber gas domestik serta kesiapan infrastruktur pipa guna memastikan CNG dapat didistribusikan secara efisien ke sektor rumah tangga dan industri.

Upaya diversifikasi energi ini diharapkan mampu mengungkap transparansi biaya distribusi energi nasional yang selama ini terbebani oleh tingginya volume subsidi LPG impor yang terus membengkak setiap tahunnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mendag Perketat Impor Gandum dan Kacang Hijau Lewat Aturan Baru

30 April 2026 - 15:51 WITA

Inovasi MP TREE Semen Merah Putih: Strategi Tekan Emisi Karbon

30 April 2026 - 15:29 WITA

Nilai Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II Capai Rp 116 Triliun

30 April 2026 - 15:14 WITA

Investigasi Laba Bersih Jasa Marga Kuartal I/2026 Tembus Rp774,7 Miliar

30 April 2026 - 11:55 WITA

Harga Minyak Meledak US$119 Akibat Negosiasi AS-Iran Buntu

30 April 2026 - 11:39 WITA

Tools Digital Wajib UMKM: Cara Privy Amankan Transaksi dan Legalitas Bisnis

30 April 2026 - 03:47 WITA

Trending di Ekonomi & Bisnis