KUALA LUMPUR – Krisis geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran kini memicu ancaman serius terhadap stabilitas harga kondom global di tengah lonjakan permintaan pasar yang masif.
Pimpinan Karex selaku produsen kondom terbesar di dunia, Goh Miah Kiat, mengungkapkan hasil investigasi internal yang menunjukkan bahwa permintaan alat kontrasepsi telah meningkat drastis hingga 30 persen sepanjang tahun ini.
Namun, eskalasi konflik bersenjata di Timur Tengah tersebut berdampak langsung pada membengkaknya biaya pengiriman internasional dan gangguan rute logistik yang fatal.
Keterlambatan distribusi ini diprediksi akan memperburuk kelangkaan stok di berbagai negara dan memaksa kenaikan harga eceran dalam waktu dekat.











