SABAH – Sebanyak 30 rumah kayu di negara bagian Sabah, Malaysia, hangus terbakar pada Rabu (29/4) dini hari, memicu investigasi mendalam mengenai standar keamanan pemukiman padat penduduk.
Tim penyelidik dari otoritas pemadam kebakaran setempat kini tengah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap penyebab pasti kobaran api yang dengan cepat merambat di kawasan tersebut.
Meski tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, kerugian material diperkirakan mencapai angka signifikan mengingat bangunan yang terdampak didominasi oleh material kayu yang sangat mudah terbakar.
Fokus penyelidikan kini diarahkan pada kemungkinan adanya arus pendek listrik atau faktor kelalaian manusia, sementara para penyintas mulai mempertanyakan efektivitas sistem tanggap darurat di lokasi pemukiman tersebut.











