SAINT THOMAS – Investigasi terbaru mengungkap bahwa terpidana kasus perdagangan seks, Jeffrey Epstein, diduga menggunakan jaringan koneksi tingkat tingginya untuk memperoleh permadani suci dari situs tersuci Islam di Mekkah guna menghiasi sebuah bangunan misterius di pulau pribadinya, Little St. James, Kepulauan Virgin AS.
Pesan-pesan rahasia yang baru terungkap menunjukkan bagaimana pengaruh elit Epstein memfasilitasi pengadaan benda religius bernilai tinggi tersebut untuk gedung berkubah biru yang sering dijuluki sebagai ‘masjid’ oleh para saksi di lokasi kejadian.
Temuan ini memperdalam kecurigaan mengenai motif sebenarnya di balik pembangunan struktur tersebut serta sejauh mana akses ilegal yang dimiliki Epstein terhadap aset-aset budaya dan keagamaan yang dilindungi secara internasional.
Hingga kini, para penyelidik terus menelusuri aliran komunikasi dan transaksi yang memungkinkan artefak dari situs suci tersebut berpindah tangan ke lingkungan yang menjadi pusat skandal kriminal terbesar di dekade ini.











