WASHINGTON – Laporan terbaru World Resources Institute (WRI) mengungkapkan bahwa angka deforestasi global sepanjang tahun 2025 mencapai titik terendah dalam satu dekade terakhir, meski keberhasilan ini dibayangi oleh ancaman kebakaran hutan yang semakin intens akibat pemanasan global.
Hasil investigasi terhadap data satelit menunjukkan adanya paradoks di mana intervensi manusia berhasil menekan laju penggundulan hutan secara sengaja, namun krisis iklim justru memicu api yang menghanguskan vegetasi dengan skala yang lebih luas.
Kenaikan suhu ekstrem yang kini terjadi telah membuat frekuensi kebakaran hutan meningkat drastis, sehingga upaya konservasi di berbagai belahan dunia terancam sia-sia oleh kobaran api yang sulit dikendalikan.
Kondisi ini menuntut peninjauan ulang terhadap strategi perlindungan hutan global karena penurunan aktivitas penebangan pohon kini harus berhadapan langsung dengan dampak destruktif dari perubahan iklim yang semakin nyata.











