JAKARTA – Kemacetan parah melumpuhkan arus lalu lintas di Tol Dalam Kota (Dalkot) dan sejumlah jalur arteri Jakarta Selatan pada petang ini setelah hujan deras mengguyur wilayah ibu kota tepat di saat jam pulang kantor. Berdasarkan pantauan dari PT Jasa Marga dan TMC Polda Metro Jaya, ribuan kendaraan terjebak dalam antrean panjang yang disebabkan oleh kombinasi lonjakan volume kendaraan serta munculnya genangan air di beberapa titik krusial.
Hasil investigasi menunjukkan bahwa pola kemacetan ini merupakan dampak sistemik dari buruknya daya tampung drainase di sepanjang jalur arteri yang kerap memicu perlambatan laju kendaraan setiap kali intensitas hujan meningkat. Di Tol Dalkot, kepadatan terpantau memanjang mulai dari area Semanggi menuju arah Kuningan dan Cawang, sementara jalur arteri seperti Jalan Gatot Subroto dan Jalan Kapten Tendean mengalami stagnasi total yang menghambat mobilitas pekerja.
Kondisi ini menyoroti lemahnya manajemen mitigasi cuaca ekstrem di titik-titik rawan macet yang seharusnya sudah diantisipasi oleh pihak otoritas terkait sebelum memasuki musim penghujan. Petugas kepolisian telah diterjunkan ke lapangan untuk mengurai titik simpul kepadatan, namun keterbatasan ruang gerak akibat genangan sisa hujan membuat proses normalisasi arus lalu lintas berjalan sangat lambat.
Hingga berita ini diturunkan, kepadatan masih terus berlangsung dan para pengendara diimbau untuk mencari rute alternatif atau menunda perjalanan guna menghindari titik buta kemacetan. Fenomena berulang ini mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur transportasi di Jakarta agar tidak terus menjadi ‘jebakan’ rutin bagi warga setiap kali hujan melanda.











