JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta resmi menetapkan status Siaga 1 di Pintu Air Angke Hulu pada Senin pagi setelah hujan deras mengguyur wilayah Ibu Kota dan sekitarnya sepanjang malam.
Lonjakan debit air yang signifikan ini mengancam ribuan rumah di bantaran sungai dan memicu tanda tanya besar mengenai efektivitas sistem drainase serta manajemen pintu air saat ini.
Hasil pantauan lapangan menunjukkan ketinggian muka air terus merangkak naik melampaui batas aman akibat volume kiriman air yang masif dari wilayah hulu.
Tim investigasi kami menyoroti apakah sistem peringatan dini telah tersampaikan secara merata kepada warga mengingat risiko luapan sungai yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
BPBD kini terus melakukan koordinasi intensif dengan lintas sektoral untuk mengantisipasi potensi dampak kerugian yang lebih luas bagi warga terdampak.
Masyarakat diminta untuk tetap dalam posisi waspada tinggi dan segera menyiapkan langkah evakuasi mandiri sebelum situasi di titik-titik rawan banjir semakin memburuk.











