JAKARTA – Dua saksi kunci memberikan keterangan mengejutkan dalam sidang di Pengadilan Militer Jakarta terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis Andrie Yunus oleh oknum anggota TNI.
Dalam kesaksiannya, para saksi menggambarkan betapa brutalnya serangan tersebut hingga menyebabkan pakaian yang dikenakan korban hancur seketika akibat reaksi kimia yang sangat keras.
Fakta di persidangan ini mengindikasikan adanya unsur perencanaan matang dalam aksi teror fisik tersebut, mengingat jenis zat yang digunakan mampu merusak material kain dalam waktu singkat.
Proses hukum kini tengah mendalami keterlibatan aparat serta motif di balik serangan yang diduga kuat berkaitan dengan aktivitas kritis korban, guna memastikan tidak ada ruang impunitas bagi pelaku kekerasan.











