SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengumumkan langkah percepatan persiapan Erau Kutai 2026 di Rumah Adat Kutai Sangatta pada Rabu (22/4/2026) sebagai strategi penyelamatan tradisi lokal yang menyasar keterlibatan langsung generasi muda.
Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas tantangan globalisasi yang dikhawatirkan mengikis eksistensi nilai-nilai luhur di wilayah Kalimantan Timur.
Ardiansyah menegaskan bahwa pelibatan pemuda dalam ritual adat dan pertunjukan seni merupakan fondasi utama agar warisan budaya Kutai tetap relevan dan berkelanjutan bagi masa depan.
Investigasi terhadap kesiapan ini juga mengungkap adanya penguatan peran Pemangku Adat guna memastikan setiap rangkaian acara tetap menjaga kesakralan di tengah kemasan festival yang lebih modern.











