PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru resmi menerima insentif fiskal dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) setelah Wali Kota Agung Nugroho dinilai berhasil menekan angka kemiskinan ekstrem dan stunting secara signifikan di wilayahnya.
Penghargaan ini memicu sorotan tajam terhadap efektivitas alokasi anggaran pada program “Zero Stunting” yang menjadi instrumen utama kebijakan daerah dalam setahun terakhir.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa kucuran dana apresiasi tersebut akan segera disalurkan kembali untuk memperkuat intervensi gizi kronis di titik-titik rawan kemiskinan yang sebelumnya sulit terjangkau.
Keberhasilan Agung Nugroho dalam menyinergikan validasi data lapangan dengan bantuan tepat sasaran kini menjadi standar baru bagi tata kelola kesehatan masyarakat di Provinsi Riau.











