Menu

Mode Gelap

Hukum & Kriminal · 7 Mei 2026 03:23 WITA

Kasus Korupsi Satelit Kemhan: Leonardi Mengaku Dijebak Kontrak Navayo


 Leonardi memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan satelit slot orbit 123 derajat BT di Kementerian Pertahanan. (Foto: RSS) Perbesar

Leonardi memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan satelit slot orbit 123 derajat BT di Kementerian Pertahanan. (Foto: RSS)

JAKARTA – Eks Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kemhan, Leonardi, memberikan pengakuan mengejutkan dalam persidangan kasus korupsi pengadaan satelit slot orbit 123 derajat Bujur Timur di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Ia mengklaim dirinya dijebak untuk menandatangani kontrak dengan perusahaan Navayo meskipun kondisi anggaran saat itu sebenarnya belum tersedia secara pasti.

Langkah hukum yang kini diusut tim penyidik tersebut diduga menjadi pintu masuk kerugian negara melalui mekanisme pengadaan yang tidak lazim dan dipaksakan.

Penelusuran di ruang sidang mengungkap adanya skema self blocking yang membuat posisi kementerian tersudut dalam pusaran utang piutang kontrak tersebut.

Leonardi menyebut proses penandatanganan dilakukan di bawah tekanan situasi serta informasi menyesatkan dari pihak tertentu yang mengaburkan fakta ketiadaan dana.

Kondisi ini memperlihatkan celah besar dalam tata kelola administrasi pertahanan yang berujung pada gugatan arbitrase internasional terhadap pemerintah Indonesia.

Tim investigasi hukum kini menyoroti bagaimana kontrak bermasalah tersebut tetap bisa lolos tahap eksekusi tanpa melalui prosedur verifikasi yang ketat.

Kesaksian Leonardi ini menjadi babak baru bagi hakim untuk mengusut kemungkinan adanya keterlibatan aktor intelektual lain di balik proyek satelit yang merugikan keuangan negara.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Brimob Jaga Ketat Gedung Hayam Wuruk, Terkait Kasus Besar?

9 Mei 2026 - 10:45 WITA

Manuver Hukum Alabama: Desak Mahkamah Agung AS Ubah Peta Pemilu

9 Mei 2026 - 08:15 WITA

Dugaan Mark-up Anggaran Sekolah Rakyat: KPK Selidiki Pengadaan Sepatu Miliaran Rupiah

9 Mei 2026 - 04:54 WITA

Investigasi Kematian Pegawai Lapas Palopo: Tewas Gantung Diri di Kamar Kos

9 Mei 2026 - 03:54 WITA

Sindikat Internasional Terbongkar: Ratusan WNA Penipuan Online di Batam Ditangkap

9 Mei 2026 - 03:04 WITA

KPK Dalami Skema Fee Proyek DJKA, Periksa Karyawan hingga Pemilik Perusahaan

9 Mei 2026 - 02:55 WITA

Trending di Hukum & Kriminal