JAKARTA – Warga Jakarta kini menghadapi ancaman suhu ekstrem hingga 43 derajat Celsius akibat kombinasi krisis iklim dan fenomena Urban Heat Island yang kian mengkhawatirkan sepanjang pekan ini.
Penelusuran mendalam menunjukkan bahwa dominasi beton bangunan serta minimnya ruang terbuka hijau menjadi faktor utama yang memerangkap panas di pusat kota.
Material keras perkotaan menyerap radiasi matahari pada siang hari dan melepaskannya secara perlahan, sehingga suhu tetap tinggi bahkan saat malam hari.
Pemerintah didesak segera mengimplementasikan strategi mitigasi tata ruang yang lebih luas untuk mencegah Jakarta menjadi wilayah yang semakin tidak layak huni.











