Menu

Mode Gelap

Ekonomi & Bisnis · 9 Mei 2026 18:14 WITA

Alasan DJP Periksa Ulang Peserta PPS yang Tak Jujur Ungkap Harta


 Petugas Direktorat Jenderal Pajak saat melakukan analisis data wajib pajak untuk menelusuri aset yang belum dilaporkan dalam program PPS. (Foto: RSS) Perbesar

Petugas Direktorat Jenderal Pajak saat melakukan analisis data wajib pajak untuk menelusuri aset yang belum dilaporkan dalam program PPS. (Foto: RSS)

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan kini tengah melakukan penyisiran terhadap wajib pajak peserta Program Pengungkapan Sukarela (PPS) yang diduga masih menyembunyikan sebagian hartanya di Jakarta.
Langkah pemeriksaan ulang ini menjadi tindak lanjut atas temuan intelijen perpajakan yang mengendus adanya ketidakcocokan data laporan dengan profil kekayaan sebenarnya.

Otoritas pajak memfokuskan investigasi pada aset-aset bernilai besar yang luput atau sengaja tidak dimasukkan dalam daftar pengungkapan selama periode program berlangsung.
DJP menegaskan bahwa hak istimewa atau pengampunan bagi peserta PPS bisa gugur jika ditemukan bukti kuat adanya manipulasi nilai maupun jenis harta yang dilaporkan.

Penyelidikan mendalam ini bertujuan untuk membongkar praktik penghindaran pajak sekaligus memastikan keadilan bagi wajib pajak lain yang telah patuh sepenuhnya.
Sanksi denda yang signifikan kini membayangi para peserta yang terbukti sengaja mengelabui sistem demi menekan kewajiban setoran pajak kepada negara.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Investigasi Fuel Surcharge Pesawat Naik 100 Persen: Beban Baru Penumpang?

15 Mei 2026 - 08:13 WITA

Investigasi Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Rusia: Apa di Balik Agreed Minutes?

14 Mei 2026 - 08:35 WITA

RI Buru Minyak ke Nigeria dan Angola: Strategi Rahasia Diversifikasi Energi

14 Mei 2026 - 08:30 WITA

MSCI Depak 18 Emiten RI, IHSG Terjun Bebas di Zona Merah

14 Mei 2026 - 08:08 WITA

KSP Dudung Tinjau Pelindo: Investigasi Penguatan Tata Kelola Logistik Nasional

14 Mei 2026 - 01:03 WITA

Investigasi: CEO Nvidia Jensen Huang Ikut Trump ke China Secara Mendadak

13 Mei 2026 - 21:57 WITA

Trending di Ekonomi & Bisnis