HALMAHERA UTARA – Tiga pendaki yang terdiri dari dua warga negara Singapura dan satu warga Indonesia dilaporkan tewas akibat letusan Gunung Dukono di Halmahera Utara pada Jumat (08/05) saat mereka terjebak dalam zona berbahaya bersama belasan pendaki lainnya.
Peristiwa tragis ini memicu investigasi mendalam mengenai standar prosedur keselamatan pendakian di gunung berapi yang masih menunjukkan aktivitas vulkanik aktif tersebut.
Tim penyelamat menemukan para korban di antara sedikitnya 20 pendaki yang sempat terisolasi di lereng gunung ketika material vulkanik mulai menyembur tanpa peringatan yang memadai.
Pihak berwenang kini tengah menelusuri potensi kelalaian dalam pemberian izin pendakian serta efektivitas sistem peringatan dini di wilayah rawan bencana tersebut.
Penyelidikan lebih lanjut akan difokuskan pada koordinasi antara penyelenggara pendakian dengan otoritas pemantau gunung api guna mengungkap penyebab pasti jatuhnya korban jiwa dalam insiden ini.











