JAKARTA – JAKARTA – Rumah duka Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, mulai dipadati pelayat dan deretan karangan bunga dari sejumlah pejabat tinggi negara pada hari ini, setelah ia dikabarkan meninggal dunia dalam insiden kebakaran tragis yang memicu tanda tanya besar terkait kronologi kejadian sebenarnya.
Suasana duka yang mendalam terlihat menyelimuti kediaman almarhum di mana para pelayat terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir bagi sosok yang dikenal strategis dalam lembaga audit negara tersebut. Namun, di balik keramaian pelayat, fokus penyelidikan kini mengarah pada penyebab pasti kobaran api yang menghanguskan lokasi kejadian hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa.
Hingga saat ini, tim forensik dan pihak kepolisian dilaporkan masih terus melakukan pendalaman di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari bukti-bukti material guna memastikan apakah insiden ini murni kecelakaan atau terdapat faktor kelalaian lainnya. Penyelidikan intensif ini menjadi krusial mengingat profil almarhum sebagai pejabat publik yang memegang peranan penting dalam pengawasan keuangan di Indonesia.











