BEKASI – Sausan menjadi salah satu saksi sekaligus korban luka parah dalam kecelakaan kereta api di Bekasi Timur yang mengakibatkan tubuhnya terpental hingga ke rak bagasi akibat hantaman keras pada rangkaian gerbong.
Hasil penelusuran mendalam mengungkap betapa dahsyatnya momentum benturan tersebut sehingga sistem pengamanan internal di dalam kereta gagal melindungi penumpang dari guncangan ekstrem.
Kondisi terkini menunjukkan korban masih menjalani masa pemulihan intensif pascaoperasi di RSUD Bekasi guna menangani cedera serius yang dialaminya dalam peristiwa tragis tersebut.
Pihak berwenang diharapkan segera menginvestigasi lebih lanjut kelayakan teknis armada dan infrastruktur di jalur tersebut untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.











