WASHINGTON – Presiden Donald Trump secara mengejutkan mengumumkan kesepakatan gencatan senjata tiga hari antara Rusia dan Ukraina yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Mei 2026 di Washington.
Langkah diplomatik mendadak ini juga mencakup rencana pertukaran 1.000 tawanan perang dari masing-masing pihak sebagai bagian dari upaya pendinginan konflik.
Namun, di balik pengumuman resmi tersebut, investigasi awal mencurigai adanya kesepakatan rahasia atau tekanan ekonomi besar yang memaksa kedua negara menyetujui jeda singkat tersebut.
Kecepatan tercapainya kesepakatan ini menimbulkan tanda tanya besar bagi para pakar mengenai stabilitas jangka panjang dan apa yang sebenarnya dijanjikan Trump kepada Kiev maupun Moskow.











