WASHINGTON – Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka menyatakan keberatannya terhadap lonjakan harga tiket Piala Dunia 2026 yang akan digelar di negaranya setelah mengetahui biaya masuk stadion menembus angka US$ 1.000 atau setara Rp 17,3 juta.
Kritik ini disampaikan Trump sebagai bentuk penolakan terhadap komersialisasi ekstrem dalam ajang sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Penelusuran lebih mendalam mengisyaratkan bahwa pernyataan Trump ini bukan sekadar keluhan pribadi, melainkan sebuah sindiran politik terhadap beban biaya hidup yang semakin mencekik rakyat Amerika.
Investigasi terhadap struktur harga FIFA menunjukkan adanya tren kenaikan signifikan yang berpotensi mengeksklusi penggemar kelas menengah dari tribun penonton.
Hingga saat ini, pihak penyelenggara belum memberikan penjelasan mendetail mengenai alasan di balik penetapan harga yang dianggap tidak masuk akal oleh banyak pihak tersebut.
Sikap Trump ini diprediksi akan memicu perdebatan publik mengenai apakah Piala Dunia masih menjadi pesta rakyat atau telah berubah menjadi komoditas mewah bagi kalangan elite saja.











